Wonders of England : Football
Football? Who doesn’t know about it?
Semua orang pasti begitu mengenal
olahraga ini, walaupun beberapa orang memiliki pengertian “sepakbola itu hanya
sekedar permainan rebutan bola saja”. Sepakbola jadi salah satu olahraga paling
populer di dunia, bahkan melebihi jenis olahraga lain seperti basket, voli,
ataupun balap motor. Sepakbola jadi salah satu olahraga yang bersifat
“merakyat”, karena sepakbola dapat menyatukan seluruh elemen masyarakat. Tak
peduli ras, gender, usia, kelas sosial, semua berkumpul di satu lapangan dan
bermain bersama seakan-akan mereka lupa sejenak siapa diri mereka sebenarnya.
Sepakbola juga merupakan suatu budaya, dimana menonton pertandingan tim
kesayangan di stadion setiap minggu adalah hal yang wajib dilakukan masyarakat
pecinta sepakbola. Bahkan, di beberapa tempat di belahan dunia, sepakbola sudah
menjadi suatu agama.
By the way about the history of
football, banyak versi yang mengatakan sepakbola ditemukan di Cina, Jepang,
Paraguay, dan lain-lain. Namun, ada salah satu negara yang mendeklarasikan diri
sebagai pelopor sepakbola modern. Ya, sepakbola modern yang sering kita lihat
sehari-hari di layar kaca maupun stadion. Adalah Inggris, negara yang terkenal
dengan Queen Elizabeth, The Royal Empire, maupun One Direction. Inggris lah
yang membuat sepakbola menjadi lebih menarik dengan adanya jersey, wasit, hakim
garis lapangan, kartu kuning dan kartu merah, serta aturan-aturan lainnya. Kita
harus berterimakasih pada Celtic FC, karena klub inilah sepakbola yang hanya
permainan oper-tendang-tembak dikembangkan menjadi olahraga yang digemari di
seluruh dunia. Karena Celtic FC pula lah, organisasi sepakbola pertama di dunia
dibentuk dan sampai saat ini berdiri dengan nama Football Association (FA).
Inggris dan Sepakbola. Dua hal yang
dapat disamakan seperti amplop dan perangko. Saling berkaitan dan tidak dapat
dipisahkan satu sama lain. England is Football country, and Football country is
England. Bukan pecinta sepakbola namanya tidak mengenal sepakbola di negara The
Beatles ini, terutama kompetisi tahunan yang begitu terkenal seantero bumi
bernama English Premier League.
English Premier League, atau yang
biasa disebut Liga Inggris dalam bahasa Indonesia, merupakan salah satu liga
sepakbola terbaik sedunia. Why? Setiap tahun, Liga Inggris selalu menyajikan
pertandingan yang begitu menarik setiap pasang mata manusia seantero bumi.
Drama yang tersaji di dalam pertandingan, serta adu fisik yang selalu muncul
dalam setiap detik pertandingan, membuat Liga Inggris selalu dinantikan para
pecinta sepakbola setiap minggu. Selain itu, Liga Inggris diisi oleh tim-tim
terbaik dunia yang setiap tahun bersaing sangat ketat memperebutkan satu trofi
perak bertuliskan “Premier League”. Bahkan beberapa musim terakhirpoin para tim
di klasemen Liga Inggris selalu berakhir dengan selisih poin 1-2, atau bahkan
poinnya sama, sehingga penentuan juara Liga Inggris terpaksa dilakukan dengan
menentukan selisih gol. Jika kalian mengenal Manchester United, Liverpool,
Arsenal, Chelsea, mereka adalah secuil dari tim terbaik Liga Inggris yang ada.
Jadi, siapa kira Liga Inggris sudah tak menarik perhatian lagi?
Ah, tidak hanya itu saja. Liga
Inggris juga merupakan wadah “show off” para pemain sepakbola terbaik dunia.
Bukan pesepakbola terbaik dunia namanya jika gak main di Liga Inggris,
begitulah sepenggal kata seorang presenter TV ketika berbicara mengenai para
pesepakbola yang belum pernah mencicipi kerasnya Liga Inggris. Liga Inggris
menjadi “lahan” para pemain muda untuk mengawali karier sepakbola
profesionalnya, lalu 2-3 tahun kemudian mereka sukses menjadi pesepakbola
terbaik. David Beckham, Michael Owen, Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, mereka
adalah sebagian dari pemain-pemain fenomenal yang sukses berkarier di Liga
Inggris, bahkan ada yang sukses mendapatkan penghargaan Pemain Terbaik Dunia
Ballon d’or.
Dan terakhir, Inggris merupakan
negara impian para pecinta sepakbola yang ingin merasakan budaya dan euforia
sepakbola sebenarnya. Para pecinta sepakbola bisa menikmati pertandingan tim
sepakbola kesayangannya langsung dari stadion dan merasakan gairah loyalitas
dari chants serta kegilaan para pendukung sepakbola di Inggris. Salah satu
dari sekian pecinta sepakbola yang bermimpi ke Inggris adalah saya sendiri.
Take me to England, please...
@TikaAuliaaa
0 komentar :
Posting Komentar