¡Bienvenido a United, Juanin!
After long long days no post anything due to focus on my spanish language (and of course looking at the twitter timeline to see transfer update), now I will tell you, hmmm, the surprised thing I could not believed until now.
Okay, I try to write mixed Indonesian-English for next paragraphs...
Akhir-akhir ini bursa transfer pemain musim dingin bener-bener ga sesuai dengan musim di Eropa sekarang ini. Panas, panas banget. Bahkan gue merasa transfer paruh musim ini lebih banyak kejutan dibandingkan transfer musim dingin sebelumnya. Believe me, dude. You should nod your head right now.
Eh, tapi PHP akan selalu ada setiap berita transfer datang. Digosipin pindah ke klub A, eh beneran pindahnya ke klub B, ada. Gue ambil contoh salah satu pemain baru Chelsea, Mohamed Salah. Pemain Mesir yang beberapa minggu belakangan digosipin bakal pindah ke Liverpool, eh justru doi jadi pindahnya ke Chelsea. Lebih complicated lagi kasusnya si Willian, ah terlalu panjang diceritain disini.Yang digosipin pindah siapa, yang beneran pindah juga siapa, ada!
Dan untuk kasus kedua ini, gue akan bercerita lebih lanjut, dan menyempit kepada satu klub sepakbola favorit gue : Manchester United.
Coba tebak, udah berapa banyak pemain yang digosipin bakal didatengin MU musim dingin ini? Yaaa sebenernya dihitung pake jari pun sih bisa. Ayok kita berhitung : Leighton Baines, Luke Shaw, Andros Townsend, Mario Mandzukic, Yohan Cabaye, Marco Reus, Dante, Toni Kroos, oke ini kebanyakan. Beberapa ada yang cuman kabar burung yang numpang lewat aja, beberapa ada yang nyaris, nyarisss bikin muka cengar-cengir gak karuan lalu cemberut lagi karena cuman kabar PHP, tapi ada beberapa yang bener, bener dan beneran ada. Gosipnya beneran ada, kabar resmi nya pun beneran ada.
Kira-kira, seminggu yang lalu, entah gue lupa hari apa, di saat orang-orang sibuk buat berangkat kerja ataupun sekolah di pagi hari, justru gue dengan isengnya cek twitter dan liat update transfer apa yang ada. Dan tiba-tiba, mata gue terbelalak dengan salah satu akun yang posting gambar kalo MU digosipin bakal datengin salah satu pemain bintang Liga Inggris. Yeaaah, pemain bintang Liga Inggris. Dan pemain ini adalah bintang dari salah satu rival MU. And FYI, beberapa hari sebelum transfer ini muncul ke permukaan, MU kalah dari klub itu dengan skor, huh, 3-1. Entahlah gue lupa atau bagaimana, gue gak melihat pemain ini turun bermain. Gue cuman tau dia di bench dan yeah, I'm just focus on Januzaj and United, not that opponent player. Mungkin gue kurang peka nonton bolanya, atau kurang peka ngeliat pemain tim lawan. Ah, ga ngerti.
Awalnya gue nanggepin rumor ini biasa aja. Ah, paling cuman kabar burung aja. "Ah, yang bener? Emangnya MU bisa datengin pemain ini? Kan mahal loh. Doi kan pemain bagus. Emang mau klubnya mau ngelepas dia? Trus emangnya dia mau gitu pindah ke MU yang lagi maen kurang bagus?" Yaaa begitulah pikiran-pikiran negatif gue seputar pemain ini. Gue gak mikir dia pemain yang gak cocok buat didatengin MU, biarpun awalnya sempet ragu karena posisi bermain doi udah terlalu banyak dan menumpuk di skuad MU saat ini. Malah justru, gue seneng banget kalo doi beneran pindah ke MU, karena MU butuh banget pemain yang bisa mendongkrak performa MU sampe akhir musim. Urgent, dude!
Biarpun, yeah,
Tapi, entah kenapa, kabar burung yang awalnya hanya angin lalu biasa lalu berubah menjadi angin topan yang kencengnya dahsyat banget. Jam, menit, detik, media selalu aja update transfer dari pemain ini. Dari yang katanya gak ikut latihan rutin klubnya, bakal ikut tes medis di Carrington pake helikopter, sampe ada beberapa tweet dari akun-akun oficial, baik akun media maupun akun sponsor yang berani ngefrontal bilang kalo MU resmi dapet pemain ini, ngeduluin akun oficial MU itu sendiri. Kalo ada yang pantengin tweetnya Michael Owen sama Rio Ferdinand, mereka sama-sama ngasih "tweet berkode" soal pemain ini. Yeah, entahlah berapa banyak lagi kode-kode yang menunjukkan kabar si pemain rival ini bakal ke MU 99,9%.
Dan lo tau sendiri ending cerita dari penantian gue berhari-hari pantengin twitter sampe mata sepet karena sering begadang?
Yeah, it's such a happy, happy, and happy ending. Exactly a week ago, official @ManUtd announced that "the player" finally joined Manchester United, and he will be at Carrington to take a medical check. Yeah, you are right, he will be there with a helicopter!
Ah, bahagianya gue seminggu yang lalu itu. Bahagia banget. Gimana rasanya lo sebagai fans denger kabar kalo klub favorit lo akhirnya datengin pemain bintang, dari tim rival pula? Ah, I suddenly throw it back when van Persie joined Manchester United a year ago, with only one-week rumour update, with unexpected choice, and no one predicted that van Persie moved to United! Ya, ceritanya van Persie sama pemain ini 11-12 banget. Best player of their former clubs a year before they move to United.
Dan beberapa hari setelah MU resmi dapet pemain ini, doi akhirnya menjalani debutnya di Old Trafford, saat lawan Cardiff City. Hasilnya lumayan banget buat debutant ini. Kemenangan 2-0, satu assist, dan langsung didaulat sebagai "Man of The Match". Well, may be it sounds crazy when a debutant did like this. Tapi.... inilah pertanda kebangkitan MU, di sisa musim yang begitu ketat ini. Gue masih inget pas fans bener-bener berekspektasi tinggi sama van Persie buat dapet titel EPL ke 20 dengan ngasih nomor punggung 20 ke doi dan kemudian, lo tau sendiri ending dari musim 2012/13 kemaren ;) Fans boleh berharap, tapi klub yang menentukan bagaimana jadinya. So, In United We Trust.
Oiya, mengenai personal pemain ini, gue cukup mengagumi kepribadian doi, bahkan sebelum doi pindah ke MU. Well, sekali lagi, bukan dari tampang maupun gaya bermain yang gue suka, tapi dari kepribadiannya. Gue pernah nonton video tentang doi di TV dan cerita kalo doi adalah pemain yang begitu "friendly" dan terbuka buat fans. And guess what, saat ini gue lagi seneng banget baca blog pribadi doi. Topiknya gak jauh jauh dari sepakbola, tapi kadang suka nyelip sedikit cerita tentang "travelling" (salah satu hal yang paling gue suka tiap baca blog), cerita pas masa kecilnya, ataupun salah satu kegiatan bareng salah satu team-mate nya.
Dan dari baca blognya dia, gue rasa gue harus tambah list alasan gue mencintai negara Spanyol selain Madrid, sepakbola, dan Lorenzo. Ah, ketauan deh siapa orangnya.
Yeah, in my last paragraph, I try to write some sentence in Spanish, as my one-more-year study result so far. Btw, sorry for my error Spanish grammatical, call me if I wrong ;)
0 komentar :
Posting Komentar